• 10

    Aug

    Jun Njan Restaurant, Classic Chinese Restaurant

    Bagi saya, bulan ramadhan adalah bulan penuh makan-makan. bagaimana tidak, hampir setiap hari selalu ada undangan bukber alias buka bersama. Buka bersama teman kantor lama, teman kuliah, teman SMA, teman nongkrong dari komunitas A, komunitas B, satu divisi, satu kantor, dan masih banyak lagi kegiatan yang diakhiri dengan acara buka bersama. Jadilah di bulan puasa ini menjadi bulan penuh gizi alias waktunya bulan jauhkan-timbangan-dari-saya. Sampai dengan hari ini, paling tidak saya sudah menghadiri lebih dari 10 acara buka puasa bersama. Tempat dan lokasinya sendiri tentunya sangat beragam, sesuai dengan acara atau pilihan bersama. Dari 10 kali lebih acara bukber tersebut, saya bisa menyimpulkan bahwa jenis makanan favorit orang pada saat bulan puasa ada 2 macam, yaitu pertama makanan su
  • 1

    Aug

    Bebek Blengong On The Road And Johnny's Car Wash

    Kemarin malam sehabis acara reuni dan buka bersama dengan teman-teman kuliah, lewat dari jam 11 malam tiba-tiba salah seorang teman menanyakan tempat makan yang buka 24 jam yang bisa atau dekat dengan tempat cuci mobil. Cuci mobil? jam 11 malam? lalu saya pun memutar otak mengingat-ingat car wash yang masih buka jam segini. Lalu beberapa puluh detik kemudian ingatan dalam kepala saya memunculkan cuplikan-cuplikan sebuah tempat makan di daerah Kemang yang juga meliliki tempat cuci mobil persis di sampingnya. Tanpa berpikir panjang, akhirnya saya pun mengarahkan teman saya untuk menuju Kemang. Sesampainya di lokasi, dari jalan raya kita bisa melihat bilboard di pinggir jalan bertuliskan Bebek Blengong On The Road and Car Wash. Kami pun langsung memarkir mobil dan menyerahkan mobil kepada pe
  • 24

    Jul

    Dapur Indonesia, Resto Indonesia 24 Jam

    Buat yang sering mondar-mandir atau melewati Jalan Sabang Jakarta Pusat, pastinya tahu kalo di sepanjang jalan Sabang banyak tempat makan berjejer mulai dari yang lesehan sampai dengan resto mahal. Salah satu yang menarik perhatian saya Wekeend lalu ketika melewati jalan Sabang adalah sebuah resto Indonesia yang berada di deretan sebelah kiri jalan kalau kita dari arah Thamrin. Sebuah bangunan yang cukup besar dan menarik perhatian memang jika dibandingkan dengan tempat makan lain yang berada di sekitarnya. Bukan apa-apa, selain bangunannya yang memang lumayan besar, juga karena ramainya orang-orang dan mobil yang antri untuk parkir. Kontan perhatian saya pun terfokus ke resto tersebut karena penasaran. Maka akhirnya saya memutuskan untuk masuk dan melihat ada keramaian apa di dalam sana.
  • 12

    Jul

    Lesehan Blok M Square, Kuliner Malam ala Jogja

    Salah satu bagian penting yang tidak boleh terlewatkan tiap kali liburan ke luar kota adalah bagian dimana saya bisa berburu makanan khas daerah setempat alias berwisata kuliner. Jogjakarta dan solo merupakan dua diantara tempat wisata yang populer dengan wisata kulinernya. Satu jenis makanan saja bisa berbagai macam rekomendasinya. Misalnya gudeg, mulai dari gudeg mercon, gudeg pawon, gudeg malioboro, dan berbagai varian gudeg lainnya yang hanya buka di malam hari dan jam-jam tertentu, hampir semuanya pernah saya kunjungi. Saya paling getol kalo masalah kuliner, apalagi di Jogja. Ada dua alasan kenapa saya tidak pernah melewatkan wisata kuliner di Jogja, yaitu harganya yang sangat terjangkau dan suasananya yang sangat… sebut saja ‘merakyat’. Menikmati gudeg atau menu ma
  • 2

    Jul

    247, Cafe "Rasa" Rumahan

    Bagi sebagian pekerja kantoran, Jumat malam merupakan salah satu waktu yang ditunggu sebelum menyambut akhir pekan. Biasanya saya dan beberapa teman yang disibukkan dengan rutinitas pekerjaan saling mengirim bbm dan janjian untuk sekedar nongkrong di mall atau pergi ke bioskop. Jumat malam lalu, saya memutuskan pergi ke sebuah cafe di daerah Melawai untuk menikmati pasta sambil ngobrol bersama teman saya. Bagi yang sudah pernah mendengar atau datang ke 247 Cafe, mungkin rasanya tidak ada yang special dari tempat ini. Selain letaknya yang memang agak masuk dari jalan raya, bahkan jika dilihat dari luar pun bangunannya tidak cukup mengundang bagi yang melewatinya. Tapi coba saja masuk ke dalam, pemandangan pertama yang akan dilihat adalah pelayannya yang akan menyambut kita ketika kita men
- Next

Author

Follow Me